Tampilkan postingan dengan label Blog Competition. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blog Competition. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Januari 2015

KENANGAN TENTANG ACEH DAN KENYAMANAN DHAIHATSU



Tahun 2008 yang lalu, Alhamdulillah aku terpilih menjadi salah satu pemuda utusan NTB dalam kegiatan
Xenia
BPAP (Bakti Pemuda Antar Propinsi) dan juga JPI (Jambore Pemuda Indonesia) di Bogor.  Setelah diundi, aku mendapat ‘jatah’ ke Aceh. Selain NTB, yang ke Aceh juga adalah utusan dari Lampung dan juga Sulteng. Selama 3 bulanan kami harus mempelajari budaya dan kehidupan sosial masyarakat Aceh. Dan kami juga diharuskan tinggal di rumah ‘orang tau angkat’ kami selama kami mengikuti kegiatan ini.

Seperti yang kita tau, tahun 2004, Aceh dilanda Tsunami yang maha dahsyat. Dan bekas-bekas tsunami itu masih bisa kita jumpai dimana-mana. Meskipun Aceh sudah mulai berbenah, tapi berbagai infrastruktur masih rusak parah, terutama jalanan yang kondisinya masih parah. Kalau di Kota Banda (Ibukota Propinsi Aceh Darussalam) jalanan bisa dibilang cukup baik, namun jika sudah ke pelosok-pelosok Aceh, di daerah-daerah pedalaman, kondisi jalanan yang rusak parah mulai bisa kita temui. Dengan lubang-lubang yang menganga lebar dan bebatuan.

Sabtu, 02 Maret 2013

SAYA DAN BLACKBERRY #BBBaru

klik di SINI
Awal 2010, ketika Indonesia lagi demam Blackberry, saya sedang aktif dengan kegiatan rutinitas saya; menjadi seorang guru di sebuah SMA di kota kecil saya, juga menulis. Alhamdulillah, beberapa kali saya memenangkan kompetisi menulis tingkat nasional. Saat itu, memiliki Blackberry tidak pernah saya impikan, selain karena harganya yang tidak terjangkau kantong saya, juga  karena saya belum begitu mengerti keunggulan blackberry dibandingkan hp biasa pada umumnya. 

Sampai suatu waktu, saya mengikuti lomba menulis puisi yang diadakan oleh sebuah perusahaan telekomunikasi nasional. Iseng saja sebenarnya. Juri-jurinya-pun adalah sastrawan kaliber nasional. Tapi Alhamdulillah, sepertinya nasib baik lagi berpihak pada saya, saya menjadi pemenang pertama dengan hadiah sebuah Blackberry.

Sampai akhirnya, sebuah paket dengan kotak hitam itu nyampe rumah saya. Saya takjub dan mulai ‘jatuh cinta’ pada benda mungil yang akhirnya menemani saya melakukan banyak aktifitas saya. Blackberry Gemini 8520 itu menjadi tempat saya mencatat agenda-agenda kegiatan saya, bahkan saya menulis beberapa karya saya dan juga mengedit tulisan lewat aplikasi Word To Go.


Pada awalnya hanya untuk itulah saya menggunakan Blackberry saya, sampai pada akhirnya banyak rekan-rekan penulis yang meminta PIN saya.  Barulah saya mencari operator seluler yang jaringannya kuat dan memiliki paket BB yang terjangkau. Karena memang saya pemakai XL, sayapun memakai paket gaul XL yang bukan hanya murah tapi juga dengan sinyal yang stabil. Untuk info tariff dan segala macamnya kalian bisa cek di SITUS XL.


Rabu, 05 Desember 2012

CERITA INDAH TENTANG MILKUAT DAN KEPONAKAN-KEPONAKAN SAYA

Bagaimana rasanya mengurus anak-anak? Bagi saya menjengkelkan sekaligus menyenangkan!



Saya adalah seorang penulis novel. Sebenarnya saya lebih mengkhususkan diri menulis novel-novel dewasa dengan tema lokal, karena saya pikir daerah saya (BIma – NTB) mempunyai keunikan budaya dan cukup menonjol dan akan sangat bagus jika dijadikan latar novel. Alhamdulillah saat ini, 40 novel saya sudah terbit dan beberapa diantaranya saya film-kan secara indie dan Alhamdulillah, beberapa film saya mendapat penghargaan di beberapa festival film dan juga diputar di Tv lokal.


Sampai suatu hari, sebuah penerbit meminta saya menulis tema anak-anak. Karena saya mencintai dunia anak-anak dan merasa harus ikut menularkan energi positif ke anak-anak, sayapun mencoba survey kebiasaan anak-anak untuk memperkuat karakter dalam novel saya. Beberapa orang keponakan saya, Cia dan Aini (7 tahun), saya paksa untuk tinggal bersama kami selama beberapa minggu.


Karena saya yang membutuhkan anak-anak itu, tentu saja sayalah yang mengurus mereka, apalagi di rumah tidak ada perempuan , kecuali mama.


Alhasil, saya dibuat kerepotan, terutama ketika waktunya makan dan minum susu. Mereka selalu menolak. Bahkan beberapa kali susu coklat yang saya sediakan untuk mereka berdua, ditumpahkan ke makanan kucing.


“Kasihan kucingnya om, kehausan” kata mereka sambil nyengir. Membuat saya harus menahan napas. Hahahaha….


Saya terus berpikir bagaimana caranya agar kedua keponakan saya mau minum susu tanpa dipaksa. Saya beberapa kali mendatangi apotik dan konsultasi dengan pegawai di sana, tapi nihil.


Sampai akhirnya, saya jalan-jalan ke sebuah mini market di daerah saya untuk membeli keperluan sehari-hari saya; minyak wangi dan peralatan mandi. Dan ketika melewati bagian susu formula, saya melihat kemasan Milkuat produksi Danone yang unik. Botolnya berbentuk kepala harimau yang unik. Apalagi di situ, saya melihat seorang ibu membeli banyak susu Milkuat Botol Tiger, yang menurutnya sangat baik untuk pertumbuhan.


Tak menunggu lama, saya membeli beberapa botol dan membawanya pulang. Fantastic, melihat bentuk botol susu Milkuat yang unik, ponakan-ponakan saya terlihat sangat tertarik. Dan tanpa sadar menghabiskannya tanpa sisa. Botolnya mereka pakai sebagai mainan. Ya… akhirnya bisa hemat juga membeli mainan. Hahaha….